logo
Rumah >
Berita
> Berita Perusahaan Tentang Analisis alasan akurasi jarak kecil dan ketidakakuratan jarak besar peralatan penimbang

Analisis alasan akurasi jarak kecil dan ketidakakuratan jarak besar peralatan penimbang

2025-12-23

Berita perusahaan terbaru tentang Analisis alasan akurasi jarak kecil dan ketidakakuratan jarak besar peralatan penimbang

Analisis Alasan Akurasi Rentang Kecil dan Ketidakakuratan Rentang Besar pada Peralatan Timbang

Dalam produksi industri, perdagangan komersial, dan eksperimen penelitian ilmiah, akurasi peralatan timbang secara langsung terkait dengan keandalan data dan stabilitas bisnis. Namun, dalam aplikasi praktis, fenomena "penimbangan presisi pada rentang kecil tetapi kesalahan signifikan pada rentang besar" adalah hal yang umum — masalah ini bukan kebetulan, tetapi hasil dari banyak faktor (termasuk struktur mekanik peralatan, kinerja komponen inti, dan stabilitas sistem sirkuit) yang bekerja bersama. Artikel ini akan menganalisis secara sistematis penyebab masalah ini dan memberikan solusi yang ditargetkan serta tindakan pencegahan untuk membantu pengguna dengan cepat memecahkan masalah dan memastikan pengoperasian peralatan timbang yang stabil.

I. Penyebab Inti Masalah: Kegagalan Multi-Tautan dari Mekanik ke Sirkuit

Logika penimbangan peralatan timbang mengikuti rantai: gaya eksternal → transmisi struktur mekanik → konversi sinyal sensor → pemrosesan sirkuit → tampilan data. Penimbangan yang tidak akurat pada rentang besar pada dasarnya berarti satu tautan gagal beroperasi secara stabil di bawah kondisi "beban tinggi". Secara khusus, ada empat kategori utama penyebab:

(1) Struktur Mekanik: Deformasi dan Kegagalan Adaptasi di Bawah Beban Tinggi

Struktur mekanik adalah "kerangka" peralatan timbang. Pada rentang kecil, tekanan beban rendah, sehingga deformasi struktural dapat diabaikan; pada rentang besar, beban melebihi ambang batas toleransi struktur, yang menyebabkan deformasi ireversibel atau ketidaksejajaran komponen — secara langsung menyebabkan kesalahan penimbangan.
  1. Kekakuan yang Tidak Cukup dari Platform Timbang/Rangka Penopang
     
    Jika platform timbang menggunakan pelat baja tipis, paduan berkualitas rendah, atau rangka penopang dirancang tanpa mempertimbangkan "ketahanan terhadap tekukan" (misalnya, jarak penopang yang terlalu lebar, penampang balok yang terlalu kecil):
  • Pada rentang kecil, struktur hanya mengalami deformasi elastis kecil, yang berdampak kecil pada hasil penimbangan;
  • Pada rentang besar, platform timbang akan melengkung secara signifikan atau rangka penopang akan miring, mencegah beban ditransmisikan secara merata ke sensor. Sebagian tekanan "diserap" oleh deformasi struktural, sehingga nilai yang ditampilkan akhirnya lebih kecil dari berat sebenarnya.
Sebagai contoh: Jika ketebalan platform timbang timbangan platform elektronik komersial dikurangi dari 3mm menjadi 1,5mm, kesalahannya hanya 0,1kg pada rentang kecil 50kg, tetapi meluas menjadi 1–2kg pada rentang besar 200kg.
  1. Konektor yang Longgar atau Aus
     
    Platform timbang biasanya dipasang ke sensor, dan rangka penopang ke dasar, melalui baut, paking, dll.:
  • Pada rentang kecil, tegangan/tekanan pada konektor rendah, sehingga tidak terjadi perpindahan;
  • Pada rentang besar, jika konektor longgar (misalnya, baut tidak dikencangkan) atau aus (misalnya, paking retak), platform timbang akan mengalami "deformasi offset" — beberapa area tenggelam sementara yang lain menggantung. Sensor tidak dapat menerima sinyal tekanan yang seragam, yang mengakibatkan kesalahan penimbangan.
  1. Perangkat Pembatas yang Terlalu Terbatas
     
    Untuk mencegah kerusakan sensor akibat getaran atau kelebihan beban, sebagian besar peralatan dilengkapi dengan perangkat pembatas (misalnya, tiang batas atas/bawah, blok batas melintang) untuk membatasi gerakan vertikal kecil platform timbang:
  • Pada rentang kecil, ada celah kecil antara perangkat pembatas dan platform timbang, sehingga tidak ada batasan yang terjadi;
  • Pada rentang besar, jika perangkat pembatas dipasang terlalu ketat (celah < 0,5mm), platform timbang akan melakukan kontak kaku dengan perangkat saat ditekan ke bawah. Perangkat pembatas kemudian memberikan "gaya penopang" secara terbalik, mengimbangi sebagian beban sebenarnya — menyebabkan berat yang ditampilkan lebih kecil dari berat sebenarnya, dengan kesalahan meningkat seiring dengan bertambahnya beban.

(2) Sensor: Adaptasi Rentang dan Degradasi Kinerja Komponen Inti

Sensor adalah "jantung" peralatan timbang, yang bertanggung jawab untuk mengubah tekanan mekanik menjadi sinyal listrik. Kompatibilitas rentang, linearitas, dan tingkat penuaannya secara langsung memengaruhi akurasi penimbangan. Fenomena "presisi pada rentang kecil tetapi tidak akurat pada rentang besar" sebagian besar terkait dengan ketidakcocokan rentang sensor, kegagalan linearitas, atau kerusakan kelebihan beban.
  1. Pemilihan Rentang Sensor yang Kurang
     
    Rentang sensor harus sesuai dengan kapasitas maksimum peralatan (biasanya membutuhkan rentang sensor ≥ kapasitas maks peralatan × 1,2). Jika rentang dipilih kurang (misalnya, perangkat berkapasitas 200kg menggunakan sensor rentang 150kg):
  • Pada rentang kecil (misalnya, ≤50kg), sensor beroperasi dalam "interval kerja liniernya," dengan sinyal keluaran sebanding dengan beban — memastikan penimbangan yang akurat;
  • Pada rentang besar (misalnya, ≥100kg), sensor melebihi interval linier dan memasuki "zona saturasi" — pertumbuhan sinyal melambat atau terhenti saat beban meningkat, sehingga berat yang ditampilkan secara konsisten lebih rendah dari nilai sebenarnya dan gagal naik secara normal.